Mustknow Bijaklah menggunakan teknologi, biar nggak salah kaprah ya.!!!

Tips dan Cara Mencegah Ruam Popok Bayi Harus Ibu Ketahui

1 min read

Ruam Popok Bayi – Penggunaan diapers atau popok sekali pakai, seringkali menimbulkan ruam popok bayi. Ruam popok merupakan radang atau infeksi kulit di sekitar daerah popok seperti pada paha dan pantat pada bayi. Umumnya ruam popok terjadi akibat dari kulit bayi yang terpapar zat amonia yang terkandung dalam urin atau feses bayi dalam jangka waktu lama.

Ruam popok biasanya berupa kerusakan kulit luar bayi seperti kulit bayi bintik-bintik dan kemerahan, kadang bintik-bintik merah pecah dan terjadi lecet, kulit berjamur.

Ruam popok pada bayi disebabkan karena terjadinya kelembaban atau kontak yang terlalu lama dengan zat amonia yang terdapat pada urin atau feses bayi. Adanya riwayat alergi juga dapat menyebabkan ruam popok bayi. Lalu bagaimana cara mensiasati atau mencegah ruam popok pada bayi? Simak tips berikut ini:

Cara Mencegah Ruam Popok Bayi

1. Gunakanlah diapers / popok sekali pakai yang berbahan lembut

Popok sekali pakai yang menggunakan bahan yang lembut dapat mengurangi kemungkinan terjadinya ruam popok bayi. Karena ruam popok bayi juga bisa disebabkan oleh gesekan antara popok yang kasar dengan kulit bayi. Untuk mengurangi gesekan kenakanlah juga popok yang tidak terlalu ketat.

Pilihlah ukuran popok yang sesuai dengan berat badan bayi. Hal ini juga memungkinkan udara bersirkulasi dengan baik di area popok bayi, sehingga jamur tidak mudah tumbuh dan berkembang biak di kulit area popok bayi.

2. Gunakanlah diapers / popok sekali pakai yang berdaya serap tinggi

Diapers yang memiliki daya serap yang tinggi memungkinkan pipis cepat terserap ke dalam popok, sehingga lapisan popok tetap kering. Hal ini dapat mencegah kulit terlalu lama terpapar pipis bayi yang mengandung zat amonia penyebab ruam popok.

3. Bersihkan area popok secara berkala

Bersihkan kulit area popok bayi secaa berkala antara 3-4 jam sekali dan saat mengganti popok bayi. Gunakanlah tisu/kapas yang dibasahi air bersih. Hindari penggunaan itu yang mengandung alkohol, parfum, dan bahan lainnya yang keras. Karena bahan-bahan ini akan membuat iritasi pada kulit bayi yang masih sangat lembut. Agar bayi merasa nyaman saat dibersihkan, sebaiknya air yang digunakan hangat tidak lebih rendah dari suhu badan bayi.

4. Olesi area popok bayi dengan krim khusus bayi

Oleskan krim ruam popok khusus bayi sehabis membersihkan kulit area popok. Oleskan tipis-tipis dan merata, ini dapat mencegah kulit bayi terpapar langsung dengan zat amonia penyebab ruam yang terdapat pada pipis. Selain itu krim ruam dapat bersifat seperti pelumas yang mengurangi gesekan antara kulit bayi dengan popok.

5. Segera ganti popok yang terkena feses

Gantilah popok sekali pakai segera setelah bayi mengeluarkan feses. Penggantian popok yang tidak terkena feses idealnya antara 3-4 jam sehari. Gantilah secara teratur untuk menjaga kebersihan kulit bayi.

0
Mustknow Bijaklah menggunakan teknologi, biar nggak salah kaprah ya.!!!

One Reply to “Tips dan Cara Mencegah Ruam Popok Bayi Harus Ibu…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *